Kamis, 18 November 2010

seminar ( pengusaha muda indonesia)


Lalu pembicara yang terakhir atau ketiga dari seminar dalam,
BUSINESS SEMINAR    : Generasi Muda Indonesia yang Berperan Aktif Dalam Dunia Bisnis Tanah Air
Hari/Tanggal               : jumat, 5 November 2010
Tempat                        : AJB BUMI PUTERA FISIP UI, Depok

Yaitu Erwin Aksa, Ketua dari HIPMI kepanjangan dari himpunan pengusaha muda Indonesia Beliau lulusan dari S1 univ trisakti,S2 amerika, S3 pancasila. Tapi mohon maaf saya lupa beliau dari fakultas dan jurusan apa.

HIPMI adalah kumpulan individu yg memiliki komitmen thd bisnis yg berkumpul dalam suatu komunitas untuk satu tujuan dan kepentingan : BERWIRAUSAHA

MANFAAT:
1. Wadah berkumpul dengan minat serupa : BERWIRAUSAHA
2. Forum informatif dan inspiratif
3. Membangun akses dan target market
4. Koloni ini sbg upaya penguatan usaha
5. Sebagai forum utk mendapatkan posisi tawar yg lebih tinggi.

Jaman sekarang, anda berbisnis tanpa jaringan, usaha Anda hanya akan menunggu pelanggan dan lama berkembang dibandingkan pengusaha yg mempunyai jaringan.
Pada perjalanannya HIPMI berbasis komunitas yg dimulai krn saling menginspirasi dan berbagi solusi . Diprediksi bisa menggurita layaknya suatu jaringan. Karena HIPMI terdiri dari kumpulan pengusaha2 berbagai bidang, sehingga akan tercipta peluang2 bisnis baru.

Bisnis berbasis komunitas lebih elastis dan lebih mampu utk bertahan dari segala tekanan karena kekuatannya adalah kebersamaan.
Setelah kta tau apa itu HIPMI dan manfaatnya sekarang saya juga akan bercerita sedikit tentang pembicaraan yang ketiga ini oleh bpk. Erwin Aksa.
Ternayata pengusaha yang ada di Indonesia hanya ada beberapa persen saja dan hingga kini belum ada kajian trbaru berapa persen pengesuha di indonesia pada tahun ini. Yang jelas pada seminar tersebut mengatakan bahwa pengusaha yang ada di Indonesia belum seberapa dengan Negara lain seperti yang dekat seperti singapur, Malaysia, amerika bahkan yang lainnya. Beliau juga bercerita tentang seorang temannya yang ada di Bali tepatnya di daerah kute, seorang cacat fisik yang hanya mempunyai sebelah kaki saja,
Pada saat dia pulang sekolah dia melihat para wisatawan bali ingin menglillingi bali lalu terbesit di fikirannya untuk mengelola usaha. Sambil dia sekolah dia mengumpulkan uang untuk membeli sebuah sepedah untuk dijadikannya sebgai usaha penyewaan para wisatawan di bali. Setelah dia berhasil membeli satu sepeda lalu dia membel sepdah lagi, lagi dan lagi. Ternyata usahanya mula sukses dan dia pun mengganti tadinya membeli sepeda sekarang dia membel motor, setelah membeli motor satu, dua, tiga, dan seterusnya hingga di mempunya sepeda dan motor yang banyak utuk disewakan ``dia pun ingin mencoba mmbeli mobil pada saat usaha sudah berkembang pesat. Satu mobil berhasil dia beli kemudian dia membeli ladi dua, tiga, empat hingga dia mempunyai kira-kira 400 mobil`` ujar  bapak Erwin.
Sungguh luar biasa bukan contoh pengesuha muda tadi , ini adalah contoh untuk kita jika kita ingin menjadi seorang pengusaha muda yang sukses, tentunya dengan terus berusaha, niat, pantang menyerah, dan lain sebagainya.

seminar UI ( bagaimana cara berbisnis )


Saya pernah  mengikuti acara seminar yang bertema
INDONESIAN BUSINESS EXPO AND COMPETITION 2010
BUSINESS SEMINAR        : Generasi Muda Indonesia yang Berperan Aktif Dalam Dunia Bisnis Tanah Air
Hari/Tanggal                       : jumat, 5 November 2010
Tempat                                 : AJB BUMI PUTERA FISIP UI, Depok
dengan HTM                      : Rp 20.000 (get sertificate and lunch)
               
                sebenernya acara di mulai dari sesi pertama jam 09.00, dengan 2 pembicara  yang paling di tunggu – tunggu yaitu:
1.       Kementrian Perrdagangan RI
2.       Adrie Subono, Direktur Java Musikindo
Tapi saya sama temen ada praktikum pagi sangat disayangkan si sebenernya, ya tapi tetep utamain praktikum di kampus dulu… hmmmm pasti seru tuh pas sesi pertama.
Akhirnya saya dan teman – teman datang di acara seminar pada sesi ke-2 yaitu pada pukul 13.30-15.30. seminar siang hari itu menghadirkan 3 pembicara :
1.       Erwin Aksa, Ketua HIPMI
2.       Brian Arfi Faridhi, Juara 1 WMM 2009
3.       Nancy Margried, salah satu pendiri Batik Fraktal
 kali ini saya akan membahasnya kembali secara satu persatu dari ketiga pembicara terebut. Saya ingin mencritakan isi pembicaraan topik di mulai dari Brian Arfi Faridhi, dia ngejelasin tentang masalah “ BISNIS “
                Brian Arfi Faridhi  adalah seorang bisnis di bidang online, Yang menikah pada usia 18 tahun pada saat dia kuliah semester 3 (waw..Cuma mau bilang semester 1 aja gue umur 18 tahun, mmm mungkin dia ikut ekselerasi kali ya) . dan mulai mencoba membuka usaha kecil-kecilan untuk menghidupi keluarganya, usaha pertama yang dirintisnya adalah………… namun gagal.
Diseminar tersebut beliau memberitahu cara berwirausaha atau berbisnis yaitu :
1.       Berani
2.       Tujuan
3.       Skill
Selain dari itu beliau juga bertanya dan menjelaskan apakah dalam setiap berbisnis harus ada bisnis plan?
Para mahasiswa yang mengikuti seminar itu pun ada yang menjawab ya bisnis plan perlu dalam berbisnis atau berwirausaha, ada juga yang menjawab tidak, bahkan ada yang tidak memberikan jawaban atau ya masih bingung apakah perlu atau tidak. Ternyata menurut beliau tergantung pada dari bisnis yang akan kita jalani, jika bisnis kita memerlukan dana dari para investor dan bisa dibilang mungkin bisnis yang besar memang memerlukan business plan, nah jika ternyata bisnis kita baru awal dan masih yang kecil-kecilan, business plan pun tidak di perlukan beliau pada bisnis pertamanya yang kadang sering gagal atau tidak berjalan tidak menggunakan business plan melainkan hanya visi, misi, dan strategi.
                Perlu di ingat beliau juga mengatakan jika kita ingin berbisnis harus ada rasa tanggung jawab tersendiri apa lagi pada awal bisnis kita, artinya bertanggung jawab terhadap biaya yang akan kita gunakan untuk usaha awalilah dengan modal sendiri jangan meminjam ke pihak yangl ain bila kita belum tahu atau memulai bisnis itu dan sejauh mana bisnis atau usaha yang akan kita jalani akan berkembang.
Selain itu yang kita perlukan bila tanpa business plan adalah:
1.       Bisnis overview
Yaitu inginnya kita seperti apa bisnis yang siap akan kita jalani.
2.       Sews and marketing plan
3.       Operating plan
4.       HR plan
5.       Action plan & time table
6.       Excutive
7.       Financial






Hadiah pertama untuk sang juara



Ini suatu pengalaman atau kisah yang sangat berarti buat saya hingga kini dan kisah itu saya apresiasikan sebagai motivasi saya dalam menjalani hidup ini. Kisah saya ini bermula sewaktu saya umur 5 tahun ya masih TK atau kalau sekarang bisa di bilang Playgroup. Waktu tu saya adalah seorang anak yang periang yang sedang senang-senangnya bermain, menyanyi, menari, bercanda sama teman-teman dan lainnya. Ga ada satu pun masalah yang memecahkan keriangan itu.
berawal di suatu hari di kelas, teman sekelas saya sebut saja namanya ayu dan mendapat penghargaan karna sudah berani menyanyi di depan kelas, tapi entah kenapa saya tidak peduli akan hal itu justru saya masih asik bermain. Lalu semakin lama lomba-lomba pun banzak di adakan, masih teringat di kepala saya saat mengikuti lomba lempar bola di daerah TMII, setelah selesai lomba disebutkan lah siapa pemenang dari lomba tersebut, dan pemenangnya adalah ayu  disitu saya berfikir memang dia yang selalu menang tanpa ada sedikit khawatir Dalam benak saya.
Di setiap lomba yang diadakan waktu itu ayu datang sebagai pemenang lagi dan itu membuat saya mulai berfikir kenapa dia lagi, dia lagi, dan dia lagi. Dan mencoba merubah pemikiran saya ingin jadi juara seperti dia, karna selama dia menjadi pemenang guru-guru di TK sangat perhatian dengannya, bukan guru saja melainkan ibu-ibu yang lain ingin anak-anaknya seperti ayu yang selalu emnjadi juara, saya ingin seperti dia diperhatikan oleh orang lain dan merasakan enaknya menjadi seorang pemenang.
Ada sebuah kesempatan pada lomba berikutnya yaitu lomba menggambar, dan saya berfikir tu adalah kesempatan saya untuk jadi pemenang. Saya menggambar semaximal mungkin. Lalu saat yang paling di tunggu yaitu nama pemenang aka di sebutkan, jantung pun berdegup dengan kencang sembari berharap saya akan jadi pemenang. Nama pemenangpun di sebutkan dan pemenangnya adalah AYU. Kecewa, miris, bikin down, ga bersemangat lagi, apa saya di lahirkan ga bisa jadi seorang pemenang itu adalah bisikan yang ada di benak saya pada waktu itu.
Akhirnya perpisahan TK pun tiba, di adakan lomba tari tradisional untuk mengisi acara di panggung. Disitu saya mencoba untuk berusaha lagi untuk kesekian kalinya tanpa berharap yang berlebih.  Berlatih, dan berlatih terus sampai pada waktunya pun tiba, di atas panggung yang di tonton oleh orang tua murid yang banyak memupuskan rasa malu dan terus kata berusa lebih baik.
Pada saat saya tampil semua berjalan dengan laancar sesuai harapan, pada saat ayu tampil tarian sangat bagus dan itu membuat saya pastinya merasa ragu untuk optimis bahwa saya akan menang. Waktu puncaknya pun tiba, tiba saatnya menyebutan siapa yang menjadi juara pertama dari penampilan yang paling bagus pada acara perpisahan tersebut, hati sudah mulai dag dig dug, dan pemenangnya adalah RiNA, di situ saya merasa tidak menyangka bahwa saya akan menang pada akhir cerita di masa TK, semua orang melirik tidak menyangka bahwa pemenang jatuh ke tangan saya yang mungkin belum pernah menang dalam sebuah lomba.

itu adalah ending story yang mengharukan dan sedikit memetik dari kejadian itu bahwa jangan ada kata berhenti untuk berusaha dan tidak menyerah. Saya pun mendapat seperangkat alat-alat sekolah untuk melanjutkan saya di sekolah dasar nanti. Senang tiada akhir itu yang saya rasakan akhirnya saya bisa membuktikan pada diri saya sensdiri bahwa saya bisa dan mampu untu bisa lebih jika berusaha.


Jumat, 05 November 2010

Tugas 7


1.      Jelaskan secara singkat 5 konsep pemasaran ?

Ada lima konsep yang melandasi cara organisasi melakukan kegiatan pemasaran :

1.      Konsep Produksi

adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah. Para manejer perusahaan yang berorientasi produksi berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi, biaya yang rendah, dan distribusi secara besar-besaran.
Mereka mengasumsikan bahwa konsumen terutama tertarik pada ketersediaan produk dan harga yang rendah. Orientasi itu dimaklumi di negara-negara berkembang, dimana konsumen lebih tertarik untuk mendapatkan produk dari pada fiturnya. Orientasi itu juga berguna bila sebuah perusahaan yang ingin memperluas pasar. Konsep ini memiliki kelemahan yaitu produsen menjadi kurang ramah.

2.      Konsep Produk

menegaskan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan ciri paling bermutu, berkinerja, atau inovatif.
Para manajer di organisasi itu memusatkan perhatian untuk menghasilkan produk yang unggul dan meningkatkan kualitasnya sepanjang waktu. Mereka mengasumsikan bahwa para pembeli mengagumi produk-produk yang dibuat dengan baik serta dapat menghargai mutu dan kinerja. Akan tetapi, para manajer itu kadang-kadang terperangkap dalam kecintaan akan produk mereka dan tidak menyadari apa yang dibutuhkan oleh pasar.

3.      Konsep Penjualan

berkeyakinan bahwa para konsumen dan perusahaan bisnis, jika dibiarkan, tidak akan secara teratur membeli cukup banyak produksi-produksi yang ditawarkan oleh organisasi tertentu. Oleh karena itu, organisasi tersebut harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.
Konsep itu mengasumsikan bahwa para konsumen umumnya menunjukkan kelembaman atau penolakan pembelian sehingga harus dibujik untuk membeli. Konsep itu juga mengasumsikan bhwa perusahaan memiliki banyak sekali alat penjualan dan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
Kebanyakan perusahaan mempraktekkan konsep penjualan ketika mereka mempunyai kapasitas yang berlebih. Tujuan mereka adalah menjual apa yang dihasilkan mereka dan bukannya menghasilkan apa yang diinginkan pasar.


4.      Konsep Pemasaran

adalah sebuah filosofi bisnis yang menantang tiga orientasi bisnis yang baru saja kita bahas. Konsep ini berkembang sejak tahun 1950 an. Konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasional yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih.
Konsep pemasaran telah diekspresikan dalam banyak cara beraneka ragam:
Theodore Levitt dari Harvard menggambarkan perbedaan pemikiran yang kontras antara konsep penjualan dan pemasaran.:
Penjualan berfokus pada kebutuhan penjual; pemasaran berfokus pada kebutuhan pembeli. Penjualan memberi perhatian pada kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai; pemasaran mempunyai gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan lewat sarana-sarana produk dan keseluruhan kelompok barang yang dihubungkan dengan hal menciptakan, menyerahkan dan akhirnya mengkonsumsinya.
Konsep pemasaran berdiri di atas empat pilar: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu, dan kemampuan menghasilkan laba.


5.      Konsep Pemasaran Masyarakat
Konsep pemasaran masyarakat menegaskan bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat dari pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing dengan tetap memelihara atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan konsumen. Konsep ini menegaskan pentinya menghindari konflik yang destruktif di dalam masyarakat.




2.      Sebutkan dan jelaskan beda pasar dan pemasaran?

Pasar adalah tempat bertemunya penjual yang mempunyai kemampuan untuk menjual barang/jasa dan pembeli yang melakukan uang untuk membeli barang dengan harga tertentu.

1. Sebagai sarana distribusi
Dengan adanya pasar, produsen dapat berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menawarkan hasil produksinya pada konsumen.

2. Sebagai pembentuk harga
Di pasar terjadi tawar menawar antara penjual dan pembeli sehingga terbentuklah harga.

3. Sebagai sarana promosi
Dengan berbagai macam cara para produsen memperkenalkan hasil produksi kepada konsumen sehingga para konsumen berniat membeli barang tersebut

Pemasraan adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.
yaitu kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands).


3.      Apa beda kebutuhan dan keinginan berdasarkan konsep inti pemasaran?

Kebutuhan manusia adalah keadaan dimana manusia merasa tidak memiliki kepuasan dasar. Kebutuhan tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar, namun sudah ada dan terukir dalam hayati kondisi manusia. keinginan adalah hasrat akan pemuas tertentu dari kebutuhan tersebut. Keinginan manusia dibentuk oleh kekuatan dan institusi sosial. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan sesuatu yang didukung dengan kemampuan serta kesediaan membelinya.
Keinginan menjadi permintaan bila didukung dengan daya beli. Perbedaan ini bisa menjelaskan bahwa pemasar tidak menciptakan kebutuhan; kebutuhan sudah ada sebelumnya. Pemasar mempengaruhi keinginan dan permintaan dengan membuat suatu produk yang cocok, menarik, terjangkau dan mudah didapatkan oleh pelanggan yang dituju.



4.      Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan marketing mix?

Marketing mix adalah suatu strategi marketing yang menekankan bagaimana cara menjual produk seefektif mungkin. Bberdasarkan data-data yang diperoleh dan dikumpulkan, baik melalui proses komputerisasi maupun data yang dikoleksi berdasarkan langganan, agar proses penjualan berjalan lancar.
Dengan perkataan lain marketing mix adalah merupakan variabek-variabel yang dipergunakan oleh setiap perusahaan, sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen. Jadi marketing mix itu sendiri terdiri atas himpunan variabel-variabel yang dapat dikendalikan dan digunakan oleh perusahaan untuk mmempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya..
Menurut pendapat D.W. Foster,, Bahwa marketing MIX adalah suatu istilah yang menggambarkan seluru unsur pemasaran dan paktor produksi yang dikerahkan guna mencapai tujuan badan usaha, Minsalnya laba, penghasilan, harta yang ditanam, omzet penjualan, dan bagian pasar yang ingin direbut.









Sumber :






Tugas 6


1.      Jelaskan dengan singkat ada berapa macam sifat produksi yang saudara ketahui? (max.4)

a)      Barang tahan lama (Durable goods)

Ialah barang berwujud yang biasanya secara normal dapat bertahan dalam pemakaian berulang kali. Contoh: lemari es, pakaian dan sebagainya.
Barang tahan lama memerlukan penjualan dan pelayanan yang lebih pribadi, menguasai margin yang lebih tinggi dan memerlukan jaminan-jaminan yang lebih besar dari penjual.

b)      Produk yang bersifat tidak tahan lama (non durable goods)

Ialah barang berwujud yang secara normal dapat dikomsumir sekali atau beberapa kali contoh: daging, sabun, mengingat barang-barang ini dikonsumsi dengan cepat dan sering dibeli, maka barang tersebut tersedia diberbagai tempat, menguasai margin yang lebih kecil dan memupuk kesetiaan pada satu merek.


c)       bersifat klasikal

Ialah barang yang digemari dan disukai konsumen sepanjang masa meskipun ada model dan produk baru, biasanya penggemar model ini merupakan fanatik terhadap merek barang tertentu karena dapat memberikan kebanggaan dan kepuasan tertentu misalnya blue jeans merek Levi’s.

d)      bersifat kotemporer

Sifat barang yang kotemporer dipengaruhi trend dan kegemaran konsumen, barang semacam ini akan memberi manfaat ekonomis terhadap penjual jika selalu mengikuti perkembangan trend yang terjadi di masyarakat, dan manfaat yang diberikan barang kepada konsumen rasa percaya diri, karena mengikuti trend lingkungannya.


e)      Adjustable

Adalah barang yang menyesuaikan dengan mengikuti perubahan iklim, dan barang semacam ini akan dirasakan manfaatnya jika terjadi perubahan musim,
seperti musim penghujan dan kemarau. Misalnya payung.


f)       bersifat luxirius

Adalah barang yang sifatnya mewah dan konsumennya dari golongan tertentu dan toko biasanya menyediakan ruang khusus dengan maksud untuk mempertahankan karakteristiknya, klasifikasi yang dilakukan toko biasanya terpisah dan relatif ketat dalam pengawasanya, manfaat yang dirasakan oleh konsumen adalah kemewahan dan kelas tersendiri karena memberikan gengsi tersendiri, contohnya berlian.


g)      bersifat Prestisius

Adalah barang yang memberikan kedudukan tersendiri dalam kehidupan sosial seseorang dan                       biasanya ditata dan dikelompokan secara eklusif di dalam toko, manfaat yang dirasakan konsumen adalah image tertentu jika menggunakan barang tersebut misalnya jika menggunakan dasi.

h)      bersifat praktis

Adalah barang yang penggunaannya tidak rumit dan berkesan santai, manfaat yang dirasakan konsumen adalah kemudahan dalam pemakaiannya dan rasa santai dan biasanya digunakan dalam kegiatan keseharian di luar dinas misalnya memakai T Shirt, sandal atau jaket.

2.      jelaskan secara singkat pengertian produksi secara umum dan secara ekonomi?

produksi adalah proses menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber daya yang ada. Produksi tidak berarti menciptakan secara fisik sesuatu yang tidak ada, karena tidak seorang pun yang dapat menciptakan benda. Oleh karenanya dalam pengertian ahli ekonomi, yang dapat dikerjakan manusia hanyalah membuat barang-barang menjadi berguna,disebut “dihasilkan”.

Produksi secara ekonomi adalah menghasilkan kekayaan melalui eksploitasi manusia terhadap sumber-sumber kekayaan lingkungan” Atau bila kita artikan secara konvensional, manusia hanyalah membuat barang-barang menjadi berguna,disebut “dihasilkan”.

3.      Dalam bidang produksi mempunyai 5 tanggung jawab keputusan utama? Sebutkan dan jelaskan?

Bidang produksi mempunyai lima tanggung jawab keputusan utama yaitu:
1.      Proses

Keputusan-keputusan dalam kategori ini menentukan proses fisik atau fasilitas yang digunakan untuk untuk memproduksi barang atau jasa. Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi, arus proses, tata letak (lay out) peralatan dan seluruh aspek fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan.pelayanan.

2.      Kapasitas

Keputusan kapasitas dimaksudkan untuk menentukan besarnya kapasitas yang tepat dan penyediaan waktu yang tepat. Kapasitas jangka panjang ditentukan oleh besarnya fasilitas fisik yang dibangun. Dalam jangka pendek kapasitas kadang-kadang diperbesar dengan mengadakan sub-kontrak kepada pihak luar atau penambahan regu (shift) atau menyewa ruangan / peralatan tambahan.

3.      Persediaan

Manajer persediaan membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi, menyangkut apa yang dipesan, berapa banyak pemesanan, serta kapan pemesanan dilakukan.

4.      Tenaga kerja

Dalam manajemen produksi, penentuan dan pengelolaan tenaga kerja atau sumber daya manusia menempati posisi sangat penting. Proses produksi tidak mungkin berlangsung tanpa tenaga kerja yang menggarap kegiatan untuk menghasilkan produk, baik berupa barang atau jasa. Keputusan tentang tenaga kerja mencakup seleksi, penggajian, pelatihan, penempatan, penyelian atau supervisi.

5.      Mutu / kualitas

Fungsi produksi ditandai dengan penekanan tanggung jawab yang lebih besar terhadap mutu barang atau jasa yang dihasilkan. Mutu merupakan tanggung jawab produksi yang penting dan harus didukung oleh organisasi secara keseluruhan.







Sumber:

Selasa, 02 November 2010

Tugas 5


1.      sebutkan perbedaan manajemen dan organisasi?

a)               Manajemen merupakan suatu pengelolaan,pengorganisasian,pengaturan terhadap sesuatu hal/perusahaan.agar tercapainya tujuan dari perusahaan tersebut.

b)                 Organisasi merupakan suatu pengorganisasian/pengaturan terhadap suatu kegiatan agar dapat terlaksana dengan baik. Jadi, Manajemen dan organisasi sangat berkaitan.tanpa adanya pengorganisasian atau pemenej suatu perusahaan.maka tujuan perusahaan tersebut akan sulit untuk tercapai.

2.      Mengapa manajemen selalu di butuhkan dalam setiap aktifitas kerja?jelaskan!

Agar aktifitas kerja kita senantiasa teratur dan terarah dengan langkah-langkah seperti apa saja yang mesti dilakukan dan tidak kita lakukan . Memberikan efektifitas terhadap aktifitas kerja dengan terarah dan segera sampai pada tujuan kerja yang di rencanakan. Tentunya selain pada aktifitas kerja yang termenej, si pekerja pun harus memiliki prestos kerja yang tinggi sesuai dengan standar yang dibutuhkan.

3.      Apa yang dimaksud dengan prinsip koordinasi itu dan mengapa prinsip itu diperlukan?

Prinsip – prinsip kordinasi
·         Prinsip kontak langsung
·         Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi
·         Hubungan timbale balik diantara faktor-faktor yang ada

Prinsip itu diperlukan untuk :
·         Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi.
·         Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prnsip koordinasi
·         Agar koordinasi zang tlah di buat dapat berjalan dengan lancer dan tertib

4.      Apa yang dimaksud dengan manajer yang efektif dengan manajer yang efisien?

Manajer efektif di lan pihak, adalah manajer zang berhasil mencapai prestos kerja tinggi dibending dengan standar  yang telah ditentukan, serta mampu melakukan pekerjaan melalui orang lain dengan tingkat kepuasan dan komitmen yang tinggi.
Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan benar. Seorang manajer efisien adalah seseorang yang mencapai keluaran yang lebih tinggi (hasil, produktivitas, performance) dibanding masukan - masukan (tenga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang digunakan. (doing things right). Bagi para manajer, pertanyaan yang paling penting adalah bukan bagaimana melakukan pekerjaan dengan benar, tetapi bagaimana menemukan pekerjaan yang benar untuk dilakukan, dan memusatkan sumber daya dan usaha pada pekerjaan tersebut.


Sedangkan efektivitas merupakan kemampuan untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, seorang manajer efektif dapat memilih pekerjaan yang harus dilakukan atau metoda (cara)yang tepat untuk mencapai tujuan.

5.      Sebutkan factor-faktor yang mempengaruhi motivasi?

              Motivasi sebagai proses batin atau proses psikologis dalam diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain :

1.      Faktor Ekstern
·         Lingkungan
·         Pemimpin dan kepemimpinannya
·         Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
·                     Dorongan atau bimbingan atasan

2.      Faktor Intern
·         Pembawaan individu
·         Tingkat pendidikan
·         Pengalaman masa lampau
·         Keinginan atau harapan masa depan.

Adapun Sumber lain mengungkapkan, bahwa didalam motivasi itu terdapat suatu rangkaian interaksi antar berbagai faktor. Berbagai faktor yang dimaksud meliputi :

a)      Individu dengan segala unsur-unsurnya : kemampuan dan ketrampilan, kebiasaan, sikap dan sistem nilai yang dianut, pengalaman traumatis, latar belakang kehidupan sosial budaya, tingkat kedewasaan, dsb.
b)      Situasi dimana individu bekerja akan menimbulkan berbagai rangsangan: persepsi individu terhadap kerja, harapan dan cita-cita dalam keja itu sendiri, persepsi bagaimana kecakapannya terhadap kerja, kemungkinan timbulnya perasaan cemas, perasaan bahagia yang disebabkan oleh pekerjaan.
c)      Proses penyesuaian yang harus dilakukan oleh masing-masing individu terhadap pelaksanaan pekerjaannya.
d)      Pengaruh yang datang dari berbagai pihak : pengaruh dari sesama rekan, kehidupan kelompok maupun tuntutan atau keinginan kepentingan keluarga, pengaruh dari berbagai hubungan di luar pekerjaan
e)      Reaksi yang timbul terhadap pengaruh individu
f)       Perilaku atas perbuatan yang ditampilkan oleh individu
g)      Timbulnya persepsi dan bangkitnya kebutuhan baru, cita-cita dan tujuan







Sumber: