Senin, 26 Desember 2011

Koperasi Indonesia Di Tengah Perkembangan Koperasi Dunia


       ICA (International Cooperative Alliance) adalah organisasi gerakan koperasi internasional yang dibentuk pada 1895, dan saat ini beranggotakan 220 organisasi gerakan koperasi dari 85 negara (termasuk gerakan koperasi Indonesia yang diwakili oleh Dekopin) yang memiliki lebih dari 800 juta anggota perorangan yang tersebar di seluruh dunia.
       Dalam General Assembly yang diselenggarakan pada 18-19 Oktober 2007 yang lalu di Singapura, ICA antara lain telah meluncurkan suatu proyek yang disebut ICA Global 300, yang menyajikan profil 300 koperasi klas dunia. Yang dijadikan kriteria untuk dapat terjaring dalam Global 300 ini, disamping jumlah volume usaha (turnover) serta asset, juga kegiatannya dalam melaksanakan tanggung jawab sosial (Cooperative Social Responsibility), yang antara lain meliputi: pelaksanaan nilai dan prinsip koperasi, pelaksanaan demokrasi, kepedulian pada lingkungan, serta keterlibatan dalam pembangunan masyarakat. Dengan kriteria ini berbagai jenis koperasi, yang berasal dari 28 negara dengan turnover sejak  $AS 63.449.000.000 hingga $ 654.000.000, termasuk dalam kelompok koperasi klas dunia ini. Dari berbagai jenis koperasi tersebut, yang terbanyak adalah koperasi/sektor keuangan (perbankan, asuransi, koperasi kredit/credit union) sebesar 40%, kemudian disusul koperasi pertanian (termasuk kehutanan) sebesar 33%, koperasi ritel/wholesale sebesar 25%, sisanya adalah berbagai macam koperasi, seperti: koperasi kesehatan, energi, manufaktur dan sebagainya. Dilihat dari penyebarannya, dari 300 koperasi tersebut, 63 koperasi diantaranya berada di Amerika Serikat kemudian disusul 55 koperasi di Perancis. 30 koperasi di Jerman, 23 koperasi di Itali dan 19 koperasi di Belanda.
       Cukup menarik, di negara-negara yang biasa kita sebut sebagai negara kapitalis liberal ini, yang tidak memiliki U.U koperasi dan Menteri Koperasi, beberapa di antaranya memiliki koperasi yang memberikan sumbangan cukup berarti pada perekonomian nasionalnya, khususnya dalam bentuk sumbangan pada PDB, yaitu sebesar 21% di Finlandia, 17.5% di Selandia Baru, 16.4% di Swiss dan 13% di Swedia.
       Di beberapa negara Asiapun terdapat cukup banyak koperasi yang termasuk dalam daftar Global 300, seperti Jepang yang menempatkan 12 koperasi raksasanya, 2 diantaranya bahkan menduduki peringkat 1 dan 2, yaitu Zeh Noh (koperasi pertanian, yang beromzet $AS 63.449.000.000) dan asset $ 18.357.000.000 dan Zenkyoren (koperasi asuransi yang beromzet $ AS 46.819.000.000) dan asset $ 406.224.000.000, Kemudian Korea Selatan yang walaupun hanya menempatkan 2 koperasi, satu diantaranya, yaitu NACF (National Agricultural Cooperative Federation) dengan turnovernya sebesar $AS 24.687.000.000 dan asset $ 199.783.000.000 menduduki  rangking 4. India juga memiliki 2 koperasi unggulan, yang satu koperasi pupuk IFFCO (Indian Farmers Fertilizer Cooperative) yang turnovernya $AS 1.683.000.000 dan asset $ 1.251.000.000 (peringkat 140) dan koperasi susu Amul yang turnovernya $AS 670.000.000 dan asset $ AS 11.000.000 (peringkat 295). Dan jangan lupa Singapura, negara yang hanya berpenduduk + 4.4 juta itu juga menempatkan 2 koperasi unggulannya, yaitu koperasi asuransi NTUC Income yang turnovernya $AS 1.273.000.000 dan asset $ AS 10.015.000.000 (peringkat 180) dan koperasi ritel NTUC Fairprice yang turnovernya $AS 808.000.000 dan asset $ AS 586.000.000 (peringkat 264).
      Salah satu koperasi klas dunia versi Global 300 ICA yang termasuk dalam kelompok perusahaan klas dunia versi Fortune adalah Credit Agricole Group (Bank Koperasi Pertanian) dari Perancis, yang dengan turnover sebesar $ AS 30.722..000.000 dan asset sebesar $ AS 128.623.100.000, dan keuntungan sebesar $ AS 8.808.000.000, menduduki peringkat 18. Peringkat 1 versi Fortune ini adalah Wal-Mart Store yang pendapatannya sebesar $ AS 351.139.000.000, dan keuntungan sebesar $ AS 1.284.000.000 (2008).
      Selain ICA Global 300 yang menyajikan profil koperasi-koperasi klas dunia, dalam kesempatan General Assembly tersebut ICA juga meluncurkan Developing 300 Project, yang menyajikan profil koperasi-koperasi di negara sedang berkembang dengan kriteria turnover dan asset yang lebih rendah, yang tertinggi Saludcoop koperasi kesehatan Columbia yang turnovernya sebesar $ AS 504.681.000 dan assetnya $ AS 223.893.000, sedangkan yang terendah adalah koperasi pertanian Uganda yang turn overnya $ AS 512.000 dan assetnya $ 399.000. Kedalam kelompok ini 5 negara Asia: Malaysia, Pilipina, Muangthai, Srilangka dan Vietnam masing-masing menempatkan 5 koperasi, sedangkan 4 negara Afrika: Ethopia, Kenya, Tanzania dan Uganda juga masing-masing menempatkan 5 koperasi; sementara dari Amerika Selatan, Columbia, Kostarika dan Paraguay juga menempatkan masing-masing 5 koperasi.
     Di tengah perkembangan koperasi di seluruh dunia, baik di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang seperti diuraikan diatas, bagaimana dengan perkembangan koperasi di Indonesia? Seperti kita lihat, apalagi dalam ICA Global 300 yang meyajikan koperasi-koperasi klas dunia, dalam Developing 300 Projectpun yang menyajikan perkembangan koperasi-koperasi di negara sedang berkembang, tak satupun koperasi dari Indonesia yang masuk daftar. Apa yang terjadi dengan perkembangan koperasi di Indonesia?
     Seperti kita ketahui, dari sejarahnya koperasi sudah dikenal pada masa peralihan abad 19-20 –yang berarti sudah lebih dari satu abad- yang kemudian juga dipraktekkan oleh para pimpinan pergerakan nasional. Setelah proklamasi peranan koperasi dipaterikan dalam konstitusi sehingga memiliki posisi politis strategis, kemudian pada tahun 1947 gerakan koperasi menyatukan diri dalam wadah gerakan koperasi, yang saat ini bernama Dekopin, yang berarti tahun ini usia organisasi gerakan koperasi ini sudah 61 tahun Dengan modal pengalaman selama lebih dari satu abad, dukungan politis dari negara dan wadah tunggal gerakan koperasi, seharusnya koperasi Indonesia sudah bisa mapan sebagai lembaga ekonomi dan sosial yang kuat dan sehat. Tetapi kenyataan menunjukkan, koperasi yang dengan landasan konstitusi pernah didambakan sebagai “soko guru perekonomian nasional” itu, saat ini tidak mengalami perkembangan yang berarti, sehingga amat jauh ketinggalan dari koperasi-koperasi di negara-negara lain, termasuk koperasi di negara sedang berkembang.
      Niat baik dari founding fathers untuk menjadikan koperasi sebagai “pelaku utama” dalam perekonomian nasional dengan mencantumkan peranan koperasi dalam konstitusi, diterjemahkan oleh pemerintahan demi pemerintahan sesuai dengan misi politiknya. Demikianlah pada masa “orde lama” koperasi menjadi “alat politik” pemerintah dan partai dalam rangka nasakomisasi, pada masa ”orde baru” koperasi menjadi “alat dan bagian integral dari pembangunan perekonomian nasional” yang dilimpahi dengan bermacam fasilitas. Kebijakan yang menempatkan peranan pemerintah sangat dominan dalam pembangunan koperasi, menjadikan gerakan koperasi menjadi sangat tergantung pada bantuan luar, hal yang sangat bertentangan dengan hakekat koperasi sebagai lembaga ekonomi sosial yang mandiri. Di masa reformasi sekarang ini, sikap ketergantungan gerakan koperasi ini masih sangat kuat, yang antara lain tercermin dari ketergantungan sepenuhnya Dekopin, organisasi tunggal gerakan koperasi pada APBN (satu hal yang mendorong konflik berkepanjangan di kalangan gerakan sendiri), bukan pada dukungan dari anggota-anggotanya sebagai wujud dari kemandirian. Lebih parah lagi antara gerakan koperasi (cq Dekopin) dan Pemerintah (cq Kementerian Koperasi dan UKM) yang seharusnya bahu membahu dalam pembangunan koperasi, seperti yang dilakukan oleh beberapa negara tetangga kita, sulit sekali terjadi, sehingga masing-masing memiliki agenda sendiri-sendiri, dengan akibat pembangunan koperasi menjadi tidak terarah. Termasuk pembangunan koperasi pertanian yang setelah KUD tidak lagi berdaya, belum lagi ada pemikiran untuk membangun koperasi pertanian. Koperasi yang benar-benar berbasis pada para petani sebagai anggotanya, bukan koperasi pedesaan yang anggotanya  heterogen seperti KUD.
    Mungkinkah dalam pembangunan koperasi selanjutnya kita bisa belajar dari pengalaman pahit selama ini dan sekaligus juga belajar dari keberhasilan pengembangan koperasi di negara lain? Wallahu A’lam.
Penulis adalah
Ketua LSP2I
(Lembaga Sudi Pengembangan Perkoperasian Indonesia)







Selasa, 20 Desember 2011

Olahraga kecil di saat seharian di depan computer


 Berkutat Seharian di depan komputer biasanya bikin tangan dan pinggang kita pegal. Buat melemaskannya lagi kita harus melakukan peregangan. Mudah banget kok, hanya butuh waktu 5 menit aja.
1.  Peregangan otot
·         Tekuk siku dan angkat hingga sejajar pundak. Pertemukan kedua telapak tangan dan tekan telapak tangan secara bergantian. Mulai dari kiri kemudian ke kanan.
·         Luruskan tangan kiri ke depan sejajar pundak dengan telapak mengarah ke luar. Tarik telapak tangan kiri denagn tangan kanan kea rah dalam. Lakukan yang sama untuk telapak tangan kanan kita.
·         Sementara pinggang yang pegal bias kita atasi dengan duduk tegak di kursi dan letakkan di samping pinggul kana dan kiri. Putar badan kea rah kanan dan tahan beberapa detik. Lakukan juga ke sisi sebelah kiri.

2.  Mengencangkan paha dan pingggul
Latih kaki kita biarkencang dan enggak cepat kesemutan. Caranya:
·         Duduk tegak di  kursi kerja dan tahan perut kita ke dalam. Luruskan kaki kiri hingga sejajar pinggul lalu tahan selama 3detik. Ulangi gerakan ini pada kaki kanan kita.
·         Tetap duduk di kursi lalu angkat kaki beberapa senti dari lantai, dan tahan selama 3 detik. Letakkan kaki kembali ke lantai dan lakukan yang sama pada kaki kanan kita.
·         Untuk melatih pinggul, duduk tegak lalu letakkan buku yang tebal atau sebotol air mineral di antara paha, dan tahan perut kita. Tekan botol dengan kedua kaki ke arah dalam perlahan-lahan. Ulangi beberapa kali.

3.  Mengencangkan betis
Jika sering mengalami kram pada betis dan telapak kaki, latih otot betisdengan gerakan berikut:
·         Berdiri tegak di samping kursi. Letakkan tangn di pinggang lalu angkat salah satu kaki kea rah luar. Tahan selama 3 detik, ulangi pada kaki yang satunya lagi. Bila keseimbangan tubuh kurang baik, kita bias gunakan sandaran kursi sebagai pegangan.
·         Tetaplah berdiri tapi kali ini tarik sedikit otot perut kita. Lalu angkat kaki kiri ke atas sampai sejajar dengan pinggul. Kalau sulit, cukup angkat sejajar lutut saja. Tahan selama 3 detik, dan lakukan gerakan yang samapada kaki kanan.

4.  Mengencangkan lengan atas dan bawah
Biar tetap kencang dan kuat, kita harus rutin latihan beban. Kita hanya butuh buku yang tebal atau sebotol air mineral 1.500 ml.
·         Lakukan overhead press. Caranya pegang buku tebal atau sebotol air di tangan kanan, lalu angkat kebelakan kepala, siku di tekuk. Angkat tangan ke atas perlahan-lahan. Lakukan sebanyak delapan kali. Lakukan juga gerakan yang sam pada tangan kiri.
·         Untuk melatih otot biseps, duduk yang tegak sambil menahan perut kita. Genggam buku dengan tangan kanan, lalu angkat sampai sejajar dengan pundak. Ulangi sebanyak delapan kali dan lakukan gerakan yang sama pada tangan kiri. Mungkin awalnya agak pegal tapi lama-lama kita akan terbiasa.

5.  Memperindah perut
Selain enggak indah di pandang, perut bergelambir bikin celana atau rok jadi tambah sempit. So, latih perut kita biat tambah oke! Begini gerakannya:
·         Duduk di ujung kursi dengan kedua tangan terulur ke depan. Tegakkan punggung, tahan perut, perlahan-lahan regangkan tangan ke depan, sampai punggung agak melengkung. Tahan 3-4 detik sampai terasa kontraksi di otot bagian atas. Ulamngi beberapa kali.
·         Duduk yang tegak kemudian rapatkan kedua kaki.silangkan tangan di depan dada, tahan perut lalu bungkukan badan kea rah paha. Tarik perut kea rah dalam, tahan 3 detik dan ulangi lagi.


Sumber: CitaCinta Edisi 2006

In our shoes


Pernah enggak kebayang kalau model sepatu favorit kita bias menggambarkan kepribadian, bahkan calon pacar yang cocok!
Boots
     Suka boots? Artinya kita suka tantangan. Biar keras dan berjiwa pemberontak, cewe pecinta boots sebenarnya butuh cowo yang selalu berada di sampingnya dan siap member rasa aman. Sementara urusan pekerjaan, pecinta boots terkenal santai dan membensi struktur organisasi di kantor. Makanya enggak heran kalau mereka lebih senang buka usaha sendiri dari pada kerja kantoran.
     Senang boots berhak tinggi? Wah ini menunjukan cewe yang punya banyak idedalam berbnagai situasi. Dalam meniti karier, mereka sangat ambisius dan sanggup melakukan pekerjaan apa saj . kadang-kadang saking berambisinya, mereka nekat melakukan sesuatu di luar kemampuan. Di sisi lain, mereka sangat mencintai keluarga dan cowok kebapaan .
Flat shoes
     Sepatu ini punya banyak model: ada yang terinspirasi dari model sepatu balet, ada yang mirip sepatu anak SD jadul. Biasanya nih pecinta model sepatu ini mudaj bergaul dan punya banyak teman. Dalam memilih pasangan, mereka merasa klik dengan cowok  yang berani malu, tapi pastinya selalu siap memanjakan mereka. Urusan kerja? Wah mereka cocok banget bekerja di bidang apa saja, karena cenderung adaptif dan mudah bertoleransi dengan suasana kantor atau sekelilingnya. Selama pendapat mereka masih di dengar rekan kerja, mereka akan betah bertahan di satu kantor dalam waktu lama. Karier di bidang hokum atau pemasaran boleh banget tuh di coba!
Sepatu berhak tebal
     Sepatu jenis ini di gemari cewek modern yang selalu ingin menjadi yang terdepan. Bentuk hak sepatu yang tebal dan kuat menunjukan kepribadian yang kuat. Tipe ini biasanya punya banyak teman. Enggak heran deh, kalau mereka juga ingin punya pacar yang gaul.
     Pekerjaan di bidang kreatif memang bukan pilihan mereka, lain halnya di bidang hukum. Karena sifat yang tegas, terkadang rekan kerja melihat mereka sulit berkompromi di kantornya. Idealnya sih, mereka meniti bisnis sendiri aja. Jika sepatu berhak tebal ini dipermanis aksesoris(seperti tali-tali atau pita di pergelangan kaki), itu nunjukin pemakainya senang berada di tengan keramaian. Selama merasa nyama, mereka tidak akan peduli pada pendapat miring orang lain. Dan mereka butuh cowok spontan yang enggak hobi mengatur. Soal karier, jadi wartawan atau kerja di pemasaran boleh juga.
Sandal
     Alas kaki ini paling nyaman dipakai kemana saja, ,meski modelnya kurang fleksible untuk dipakai di berbagai acara. Mirip deh, dengan pribadi pemakainya yang lebih senang jika orang lain meniliai dirinya buakn dari penampilan, melainkan dari pendapatnya. Untuk cowok, mereka merasa nyaman dengan cewek yang tegas dan bias menghargai mereka.
     Dalam karier mereka,, meraka sebal dengan pekerjaan yang terikatdeadlinemakanya mereka lebih suka jadi pekerja social atau instruktur olahraga-mengurangi stress.
Sandal bertali
     Meski sma-sama sndal tetapi sandal ala gladiator menunjukan kpribadian berbeda dari pemakai sndal bias. Pecinta sepatu ini selalu menghadapi resiko, namun selalu berhati-hati dengan orang baru. Cowok yang sensitive dengan cita-cita setiinggi langit bakal sukses mencuri hari mereka. Dalam membangun karier, mereka sangat perfersionis dan menetapkan standaryang tinggi. Benar-benar memperhatikan apa yang akan diraih di masa depan, deh. Jadi jangan remehin mereka karena mereka bias jadi pemimpin berprestasi.
Stiletto
     Terlihat dari bentuk yang seksi, pecinta stiletto senang jika jadi pusat perhatian. Di setiap suasana cewek berstiletto memang selalu menarik perhatian banyak orang, terutama cowok. Dalam memilih pasangan mereka suka cowok tegas dan pecemburu, manfaatkan deh jiwa social untuk meniti karier di bidang public relatios, pasti banyak klien yang berhasil digaet! Satu lagi semakin banyak ornament di stiletto inin, semakin mereka senang dilihat orang. Jadi seleb? Wah…berbakat banget!
Neak(kers) peek!
     Sengaja gak masukin sneakers ke dalam katagori sepatu karena semua suka atau butuh sneakers, setidaknya saat berolahraga. Lagi pula sneakers yang satu dengan yang lain punya karakter berbeda, dan tentu saja arti berbeda pula bagi pemakainya. Yang pasti sih cewek yang hobi pakai sneakers it: suka olahraga, senang hal yang praktis, dan enggak mau di repotin perawatan sepatu.

Sumber:CitaCinta edisi 2006